Naradaily-Volume kendaraan mengalami lonjakan tajam pada puncak arus balik gelombang kedua Lebaran 2026 di Pelabuhan Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, Sabtu (28/3/2026). Peningkatan volume kendaraan terlihat signifikan dari arah Jawa menuju Bali, begitu juga sebaliknya.
Kepadatan arus balik ini sudah terlihat sejak kemarin. Kendaraan roda dua mendominasi di Pelabuhan Ketapang. Sementara untuk kendaraan pribadi roda empat mulai padat setelah salat Jumat kemarin.
Untuk mengantisipasi kepadatan, pihak ASDP telah menyiapkan 55 armada kapal. Untuk hari ini, terdapat 29 armada kapal yang dioperasikan.
Armada kapal akan ditambah jika terjadi kepadatan. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) Cabang Ketapang, Banyuwangi, Jawa Timur, memprioritaskan kendaraan mobil pribadi dan bus di lintas Ketapang (Banyuwangi)-Gilimanuk (Bali) untuk menjaga kelancaran penyeberangan arus balik Lebaran 2026.
General ASDP Cabang Ketapang Arie Eko di Banyuwangi, Jatim, menambahkan, kendaraan truk logistik tidak diprioritaskan untuk menyeberang di Selat Bali itu selama arus mudik dan balik Lebaran. “Tidak dibatasi, akan tetapi sesuai ketentuannya jika arus balik penyeberangan padat, truk logistik kami arahkan ke buffer zone di parkir Dermaga Bulusan atau Terminal Sri Tanjung, Pusri, tapi kalau landai bisa langsung diangkut,” kata dia.
Sementara itu, salah seorang sopir truk logistik, Efendi mengaku sudah sekitar enam jam parkir di Dermaga Bulusan bersama seratusan truk logistik lainnya untuk menyeberang ke Pulau Bali melalui Pelabuhan Ketapang. Menurut dia, semua sopir truk logistik yang diarahkan parkir sementara di buffer zone Dermaga Bulusan karena arus penyeberangan sedang ramai dan menunggu giliran pemudik landai.
“Saya sendiri sejak pukul 02.00 WIB dan sampai pagi hari ini belum menyeberang,” kata Efendi. Dari pantauan, arus balik H+7 Lebaran 2026 atau Sabtu (28/3/2026) berlangsung ramai dan lancar, serta pemudik yang tiba di Pelabuhan Ketapang dan menyeberang ke Pelabuhan Gilimanuk didominasi kendaraan roda dua dan disusul kendaraan roda empat atau mobil pribadi. (sic)