Naradaily-PT Jasa Raharja mencatat sebanyak 495 orang meninggal dunia selama periode libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 (Nataru), atau tepatnya dari 20 Desember 2025 hingga 2 Januari 2026. Seluruh korban tersebut telah menerima santunan sesuai ketentuan yang berlaku.
Direktur Utama PT Jasa Raharja Muhammad Awaluddin mengatakan, jumlah korban meninggal dunia selama periode Natal 2025 dan Tahun Baru 2026 tersebut mengalami penurunan dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya. “Angka tersebut turun kurang lebih sekitar 7 persen dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu,” ujar Awaluddin kepada wartawan, dikutip Senin (5/1/2026).
Awaluddin menjelaskan, terdapat tiga wilayah dengan jumlah korban meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas tertinggi. Ketiga wilayah itu ialah Jawa Timur sebanyak 109 korban, disusul Jawa Tengah dengan 95 korban, lalu Jawa Barat sebanyak 43 korban.
Pada sisi lain, Jasa Raharja menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang terlibat dalam pengamanan dan pengelolaan arus lalu lintas selama libur Nataru. Dukungan tersebut datang dari Korps Lalu Lintas Polri, Jasa Marga, serta Kementerian Perhubungan.
Awaluddin menegaskan, peningkatan kinerja Operasi Lilin di lapangan berkontribusi terhadap penurunan angka kecelakaan, sekaligus berdampak positif terhadap kelancaran transportasi selama Nataru. “Komitmen kami akan terus mengawali ini dan harapan kita semua, apa yang sudah menjadi kerja keras dari kolaborasi ini,” tuntasnya. (sic)