Naradaily-Tim SAR Gabungan memutuskan memperpanjang pencarian terhadap rombongan jurnalis yang hilang kontak di perairan sekitar Gunung Anak Krakatau atau Selat Sunda, Pandeglang, Banten sampai Kamis (17/9/2026). Kepala Kantor SAR Banten Al Amrad menyampaikan, perpanjangan waktu operasi diputuskan berdasarkan hasil evaluasi dan belum menemukan tanda-tanda keberadaan rombongan jurnalis sejak hilang kontak, Senin (7/9/2026) lalu.

”Hasil operasi SAR yang hari ketujuh pada hari ini, yang kami laksanakan hingga saat ini masih nihil. Dan hasil rapat koordinasi tadi disampaikan oleh Pak Gubernur (Banten Andra Soni), kami akan lanjutkan pencarian selama 3 hari,” kata Al Amrad kepada awak media, dikutip Selasa (15/9/2026).

Menurutnya, operasi tetap fokus mencari kedelapan orang yakni Warta (55) selaku kapten kapal; Surakman (60), ABK; dan Heriyanto (49), guide. Kemudian M. Bagus Khoirunnas (28), jurnalis Antara; Ari Basuki (52), jurnalis Merdeka; Yudhis (43), jurnalis iNews; Daus (42), jurnalis Anadolu; dan Donal (51), sebagai jurnalis pekerja lepas. ”Tetap, (dalam operasi SAR 3 hari ke depan) kami menggunakan metode menggunakan kapal, termasuk juga pemantauan melalui udara. Semua itu tergantung nanti kondisi cuaca,” imbuhnya.

Dalam kesempatan yang sama, Gubernur Banten Andra Soni menyampaikan, perpanjangan waktu operasi SAR telah berdasarkan pertimbangan dan sesuai dengan aturan yang berlaku. ”Salah satunya atas permintaan keluarga dan juga permintaan dari pemerintah daerah setempat,” kata Politisi Partai Gerindra tersebut.

“Oleh karena itu, atas nama Pemerintah Provinsi Banten, kami memohon dan meminta kepada Basarnas, juga meminta dukungan dari Polda Banten dalam hal ini Polair, juga kepada Lanal Banten, dan seluruh stakeholders yang ada di Provinsi Banten untuk kiranya dapat melanjutkan operasi ini sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku,” terang dia. Perlu diketahui, rombongan jurnalis terdiri dari lima orang melakukan perjalanan menggunakan kapal speedboat untuk melangsungkan peliputan ke area Gunung Anak Krakatau pada pukul 14.00 WIB Senin (7/9/2026).

Dengan estimasi wkatu dua jam, namun pada pukul 14.42 WIB, kapal tersebut mengalami lost contact di antara Carita dan Gunung Anak Krakatau. Kemudian pada pukul 18.13 WIB terpantau sudah di sekitaran Anak Gunung Krakatau.

Namun kembali hilang kontak, sampai akhirnya pada pukul 13.55 WIB Selasa (8/9/2026) proses operasi SAR untuk hari pertama digelar. Sejauh ini proses pencarian telah berjalan selama tiga hari dengan hasil belum menemukan keberadaan rombongan.

Adapun identitas korban yang hilang kontak dalam kapal tersebut yakni Warta (55) selaku Kapten Kapal, ⁠Surakman (60) selaku anak buah kapal (ABK), ⁠Heriyanto (49) selaku guide, ⁠M. Bagus Khoirunnas (Jurnalis Antara), ⁠Arie Basuki (Jurnalis Merdeka), Yudistiro Pranoto (Jurnalis Inews), Anadolu Firdaus Wajidi (Jurnalis Anadolu), dan Donal Husni (Freelance). (sic)