Naradaily-Sebanyak 19 blok hunian sementara modular bagi masyarakat terdampak banjir bandang di Kabupaten Bener Meriah, Aceh segera rampung. Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menargetkan, 19 blok huntara modular itu dapat dihuni pada pekan pertama bulan Ramadan 2026.

Hal tersebut diungkapkan Menteri PU saat meninjau langsung pembangunan huntara modular di Kabupaten Bener Meriah, Aceh, Jumat (6/2/2026) kemarin. “Progresnya masih sesuai schedule. Insyaallah minggu pertama Ramadan ini bisa selesai total untuk 202 kepala keluarga (KK),” ujar Dody Hanggodo dalam keterangan resmi, dikutip Sabtu (7/2/2026).

Adapun hunian modular di Kabupaten Bener Meriah itu dibangun menggunakan metode konstruksi modular baja prefabrikasi di atas lahan seluas 3 hektare (ha). Sementara, total luas bangunan mencapai 4.855 meter persegi terdiri dari 19 blok hunian, dengan luas modul 3.672 meter persegi (228 modul) serta area non-hunian seluas 2.210 meter persegi untuk fasilitas pendukung seperti toilet dan selasar.

Hunian tersebut dirancang untuk menampung 228 KK dengan dukungan fasilitas sanitasi memadai berupa 114 unit shower, 114 unit kloset serta empat unit fasilitas difabel. Sistem pendukung hunian pun meliputi penyediaan air bersih dari sumur bor, pengolahan air kotor menggunakan biotank serta suplai listrik dari PLN.

Selain hunian, kawasan huntara modular juga dilengkapi dengan perencanaan penataan kawasan terintegrasi yang mencakup area multifungsi, parkir, musala, hunian ramah difabel, toilet difabel serta jaringan utilitas, guna mendukung kebutuhan dasar dan aktivitas sosial penghuni. Untuk memenuhi kebutuhan air bersih, Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Aceh turut membangun sumur bor dengan kedalaman sekitar 52 meter (m).

Dody menyebut, calon penghuni juga telah siap untuk direlokasi, sehingga diharapkan masyarakat terdampak dapat segera menempati huntara tersebut. “Calon penghuninya sudah siap. Harapannya di awal-awal Ramadan masyarakat terdampak sudah bisa langsung menghuni. Saat ini memang masih on progress, tapi kami akan kejar agar selesai tepat waktu,” imbuhnya. (sic)