Naradaily-Hari ini, nasib mantan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nadiem Makarim ditentukan di meja hijau. Ia dijadwalkan menjalani sidang pembacaan putusan (vonis) dalam perkara dugaan korupsi pengadaan laptop Chromebook dan Chrome Device Management (CDM) di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Jakarta Pusat, Selasa (30/6/2026).

Sidang yang akan digelar di Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat itu menjadi penentu nasib hukum Nadiem setelah melalui rangkaian persidangan. Mulai dari pembacaan dakwaan, pemeriksaan saksi, tuntutan jaksa, hingga pembelaan dari terdakwa dan tim kuasa hukum.

Dalam sidang pembacaan duplik pada pekan lalu, Selasa (23/6/2026), Nadiem berharap majelis hakim menjatuhkan putusan berdasarkan hati nurani dan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan. “Tanggal 30 Juni adalah putusan saya, hari Selasa. Hari itu sejarah akan mencatat ke mana arah negara kita dan saya harap, seperti yang saya sebutkan dalam duplik saya hari ini, bahwa para majelis hakim benar-benar mengikuti hati nurani mereka,” kata Nadiem pada sidang duplik.

Sementara itu, kuasa hukum Nadiem, Ari Yusuf Amir, menyatakan optimistis kliennya akan memperoleh putusan bebas. Menurutnya, seluruh fakta persidangan dan analisis hukum yang mendukung posisi Nadiem telah disampaikan secara lengkap di hadapan majelis hakim.

“Kami meyakini semua fakta persidangan telah menunjukkan bahwa klien kami tidak melakukan tindak pidana sebagaimana didakwakan,” ujar Ari usai sidang duplik. Menjelang sidang vonis, Polda Metro Jaya bersama Polres Metro Jakarta Pusat juga telah menyiapkan pengamanan di sekitar Pengadilan Tipikor Jakarta Pusat untuk mengantisipasi jalannya persidangan yang diperkirakan mendapat perhatian luas dari masyarakat.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budhi Hermanto mengatakan pihaknya akan menerjunkan personel guna memastikan sidang berlangsung aman dan kondusif. “Pastinya Polda Metro Jaya akan siap mengamankan beberapa kegiatan penting seperti putusan Nadiem Makarim. Kami akan konsolidasikan dan akan kami informasikan secepatnya jumlah personel yang diterjunkan,” tegasnya. (sic)