Naradaily-Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka tiba di Maumere, Kabupaten Sikka, Nusa Tenggara Timur (NTT), Kamis, untuk meninjau langsung penanganan pascagempa bersama Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (PMK) Pratikno.

Gibran tiba di Maumere sekitar pukul 13.00 Waktu Indonesia Tengah (WITA) dan langsung bergerak menuju sejumlah lokasi terdampak untuk melihat kondisi serta penanganan yang dilakukan setelah gempa bumi melanda wilayah NTT.

Dalam kunjungan tersebut, Gibran turut mengajak enam orang mahasiswa yang akan melakukan trauma healing atau penyembuhan trauma bagi para korban gempa. Kehadiran mahasiswa tersebut diharapkan dapat membantu memberikan pendampingan psikologis kepada masyarakat yang terdampak bencana.

Kunjungan Wapres berlangsung di tengah proses penanganan darurat yang masih dilakukan pemerintah. Berdasarkan laporan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) hingga Rabu (19/8) pukul 20.00 WIB, tercatat sebanyak 71 korban jiwa akibat gempa bumi yang terjadi di wilayah NTT.

Selain korban jiwa, jumlah pengungsi di seluruh wilayah NTT saat ini mencapai 59.647 orang. Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi terbanyak.

Pemerintah juga terus memperkuat distribusi bantuan bagi masyarakat terdampak. Per Selasa (18/8) pukul 18.00 WIB, distribusi logistik melalui jalur udara telah mencapai 165 ton. Sementara total bantuan yang dikirim pada periode 15–18 Agustus 2026 mencapai 398 ton.

Meski demikian, bantuan tetap dikirimkan melalui jalur darat sebagai moda utama untuk menjangkau masyarakat di berbagai wilayah terdampak.

Di sektor kesehatan, Kementerian Kesehatan (Kemenkes) telah mengaktifkan sembilan fasilitas kesehatan Health Emergency Operation Center (HEOC). Fasilitas tersebut digunakan untuk memperkuat koordinasi, pemantauan situasi, sekaligus memastikan kebutuhan kesehatan masyarakat pascagempa magnitudo 7,7 di NTT dapat segera ditindaklanjuti.

Dukungan pemerintah juga terlihat dari sisi pendanaan penanganan bencana. Kementerian Keuangan menyebut pemerintah telah menyalurkan sekitar Rp44 miliar untuk penanganan bencana di NTT hingga Rabu (19/8).

Kedatangan Gibran bersama Pratikno menjadi bagian dari upaya pemerintah memastikan proses penanganan pascagempa berjalan dan kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera dipenuhi. Selain penanganan fisik dan distribusi bantuan, perhatian terhadap pemulihan kondisi psikologis korban juga menjadi bagian penting dalam proses pemulihan pascabencana. (kom)