Naradaily-Presiden Prabowo Subianto memimpin lima rapat terbatas di kediaman pribadinya di Hambalang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (8/3/2026) mulai siang hingga malam hari.

Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya menjelaskan rapat tersebut membahas sejumlah program prioritas, mulai dari bidang pendidikan, perkembangan situasi geopolitik di Timur Tengah, hingga persiapan menjelang Hari Raya Idulfitri pada pertengahan Maret 2026.

“Pada Minggu siang sampai malam hari, Presiden Prabowo Subianto menggelar lima rapat berbeda dengan memanggil beberapa menteri Kabinet Merah Putih di kediaman Hambalang, Bogor, Jawa Barat, 8 Maret 2026. Di beberapa rapat tersebut, Presiden meminta update terkait beberapa isu strategis di dalam dan luar negeri,” kata Seskab Teddy saat dihubungi di Jakarta, Minggu malam.

Seskab melanjutkan lima agenda rapat yang menjadi perhatian Presiden Prabowo. Pertama, perkembangan pembangunan 10 kampus baru di bidang STEM (sains, teknologi, engineering, dan matematika), serta pendidikan kedokteran.

Kedua, laporan mengenai pengembangan beberapa perguruan tinggi negeri agar dapat meningkatkan peringkatnya di tingkat global serta semakin terbuka terhadap kerja sama dengan universitas terkemuka dunia.

Ketiga, Presiden Prabowo juga meminta laporan terkini mengenai situasi di Timur Tengah yang dikaitkan dengan pengaruhnya terhadap kemungkinan eskalasi geopolitik di dalam negeri.

Keempat, Presiden juga meminta laporan mengenai mahasiswa asal Palestina yang mendapatkan beasiswa untuk bersekolah di Universitas Pertahanan.

“Saat menjadi menteri pertahanan, sejak tahun 2022, Presiden Prabowo mengundang 20–40 anak-anak Palestina bersekolah di Indonesia hingga sekarang (jumlahnya) mencapai hampir 200 mahasiswa dan mahasiswi,” kata Seskab Teddy.

Kelima, Presiden Prabowo meminta laporan dari jajaran menteri mengenai kesiapan pemerintah dalam memastikan keamanan serta kelancaran mudik, terutama dalam 10 hari menjelang Hari Raya Idulfitri.

“Dalam rapat tersebut, turut hadir Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Brian Yuliarto, Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Wakil Menteri Pertahanan Donny Ermawan Taufanto, Rektor Universitas Pertahanan Anton Nugroho, serta Direktur Utama PT Pindad Sigit P. Santosa,” ujar Seskab.

Dalam beberapa foto yang disiarkan oleh Sekretariat Kabinet, rapat di Hambalang tersebut juga dihadiri oleh Kepala Badan Intelijen Negara M. Herindra, Kepala Badan Pengendalian Pembangunan dan Investigasi Khusus Aries Marsudiyanto, Kepala Badan Intelijen Strategis TNI Yudi Abrimantyo, serta Kepala Badan Logistik Pertahanan Kementerian Pertahanan Yusuf Jauhari. (kom)