Naradaily-Anggota Komisi V DPR RI Zigo Rolanda mendorong pemerintah segera melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kondisi Jalan Lintas Sumatera menyusul kecelakaan maut yang melibatkan bus penumpang ALS dan truk tangki BBM di Musi Rawas Utara (Muratara), Sumatera Selatan.

“Saya meminta Kementerian Pekerjaan Umum untuk melakukan percepatan perbaikan jalan di titik-titik rawan,” kata Zigo dalam keterangannya di Jakarta, Minggu (10/5/2026).

Menurut dia, Jalan Lintas Sumatera merupakan jalur vital yang menjadi urat nadi perekonomian di Pulau Sumatera sehingga kondisi infrastrukturnya harus menjadi perhatian serius pemerintah. Ia menegaskan kerusakan jalan sekecil apa pun tidak boleh diabaikan karena berkaitan langsung dengan keselamatan masyarakat.

“Karena taruhannya adalah nyawa,” ujarnya.

Zigo menilai penanganan kecelakaan tidak cukup hanya sebatas pendataan korban, tetapi harus menjadi momentum untuk mengevaluasi tata kelola transportasi publik dan pemeliharaan infrastruktur nasional secara menyeluruh.

Selain kondisi jalan, ia juga menyoroti adanya dugaan muatan yang tidak sesuai standar keselamatan di dalam bus penumpang, seperti tabung gas, sepeda motor, dan mesin. Menurutnya, praktik tersebut sangat berbahaya dan harus ditindak tegas.

“Bus penumpang bukan truk logistik. Membawa barang berbahaya seperti tabung gas dan motor di dalam bus itu fatal dan harus ada sanksi tegas bagi operator nakal,” katanya.

Ia juga meminta pengawasan terhadap kendaraan pengangkut bahan berbahaya dan beracun (B3), termasuk armada pengangkut BBM, diperketat dengan sistem mitigasi risiko yang lebih baik.

Zigo menilai Kementerian Perhubungan perlu meningkatkan pengawasan di terminal maupun titik keberangkatan agar kendaraan penumpang tidak disalahgunakan untuk mengangkut barang berbahaya.

“Fungsi kontrol harus berjalan. Ini menunjukkan pengawasan di titik keberangkatan masih lemah,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, Zigo turut menyampaikan belasungkawa kepada seluruh keluarga korban kecelakaan maut tersebut.

“Saya menyampaikan duka cita sedalam-dalamnya kepada keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan,” katanya.

Sebelumnya, kecelakaan antara bus ALS dan truk tangki BBM terjadi di Jalan Lintas Sumatera, Kelurahan Karang Jaya, Kabupaten Muratara, pada Rabu (6/5) siang.

Kabid Humas Polda Sumsel Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan insiden tersebut melibatkan bus ALS bernomor polisi BK-7778-DL dan mobil tangki R6 bernomor polisi BG-8196-QB.

Berdasarkan hasil penyelidikan awal, kecelakaan diduga bermula saat bus ALS yang melaju dari arah Lubuk Linggau menuju Jambi berusaha menghindari lubang di jalan. Namun, kendaraan kehilangan kendali, masuk ke jalur berlawanan, lalu bertabrakan dengan truk tangki hingga memicu kebakaran hebat. (kom)