Naradaily-Pelatih Persija Jakarta Shin Tae-yong memfokuskan program awal pramusim 2026/2027 pada peningkatan kondisi fisik para pemain guna membangun fondasi permainan yang kuat sebelum memasuki aspek taktik tim.
Dikutip dari laman resmi I.League, Rabu, Shin Tae-yong menjelaskan bahwa gaya bermain yang ingin diterapkannya membutuhkan tingkat kebugaran yang tinggi sehingga para pemain harus terlebih dahulu memiliki kesiapan fisik yang optimal.
“Yang paling mendasar adalah fisik. Setelah menyelesaikan latihan fisik, dalam waktu yang tersisa barulah kami akan masuk ke taktik tim. Dengan membangun semua hal ini secara sistematis, kami akan mempersiapkan diri sebaik mungkin untuk menghadapi musim depan,” kata STY.
Persija Jakarta resmi menggelar sesi latihan perdana untuk menyambut musim 2026/2027 di Persija Training Ground, Bojongsari, Depok, pada Selasa (14/7) sore.
Menurut Shin Tae-yong, pada tahap awal pramusim belum ada program latihan dengan intensitas tinggi bagi Gustavo Almeida dan rekan-rekannya. Fokus utama latihan perdana adalah membangun kebersamaan tim sekaligus meningkatkan kondisi kebugaran para pemain.
Pada sesi latihan tersebut, sejumlah pemain belum bergabung karena masih menjalani pemusatan latihan bersama Timnas Indonesia.
Di sisi lain, sejumlah rekrutan anyar Persija sudah mengikuti latihan bersama tim. Mereka adalah Victor Dethan, Aqil Savik, Pratama Arhan, Kerim Memija, Denis Kolinger, Radovan Pankov, dan Kyohei Sano.
Secara umum, pelatih asal Korea Selatan itu menilai kondisi kebugaran skuad Macan Kemayoran cukup baik dan tidak menemukan masalah berarti pada para pemain.
Shin Tae-yong juga memberikan perhatian khusus kepada para pemain muda yang dipromosikan dari tim junior sebagai bagian dari proses pembentukan tim untuk musim depan.
“Kami baru pertama kali bertemu dan menyapa para pemain. Ini merupakan proses untuk membangun stamina dan kondisi fisik secara keseluruhan yang kami butuhkan ke depannya. Karena semuanya harus dibangun selangkah demi selangkah, ini akan menjadi latihan penguatan yang baik,” katanya.
Dengan fokus pada peningkatan fisik di awal pramusim, Persija Jakarta berharap dapat membangun fondasi yang kuat sebelum memasuki tahap pematangan strategi dan taktik menghadapi kompetisi Liga 1 musim 2026/2027. (kom)