Naradaily-PT Transportasi Jakarta (Transjakarta) menjelaskan alasan petugas menurunkan seorang penumpang dari bus di Halte Kampung Melayu, Jakarta Timur, pada Senin (3/8). Tindakan tersebut dilakukan setelah adanya laporan dari penumpang lain yang mengeluhkan bau menyengat yang diduga berasal dari penumpang tersebut.

Peristiwa itu sebelumnya menjadi perhatian publik setelah video yang memperlihatkan seorang petugas meminta seorang penumpang turun dari bus di Halte Transjakarta Kampung Melayu beredar di media sosial dan memicu beragam tanggapan dari warganet.

Dalam video tersebut, petugas terdengar mengatakan, “turun pak, nanti komplenan dari yang lain. Mohon maaf ya,” kata petugas.

Sebagian warganet menyayangkan cara petugas menurunkan penumpang tersebut karena dinilai kurang pantas.

Menanggapi hal itu, Kepala Departemen Humas dan CSR Transjakarta Ayu Wardhani menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi.

“Kami memohon maaf yang setulus-tulusnya atas ketidaknyamanan yang dirasakan pelanggan. Petugas kami bergerak di lapangan berdasarkan laporan pelanggan lain di lokasi, karena bau yang sangat menyengat,” kata Ayu Wardhani dalam keterangan resmi yang diterima di Jakarta, Selasa (4/7/2026).

Menurut Ayu, petugas melakukan pendekatan kepada penumpang tersebut hingga akhirnya yang bersangkutan bersedia turun dari bus.

Ia menjelaskan, berdasarkan informasi yang diperoleh, penumpang tersebut merupakan seorang tunawisma.

Transjakarta, lanjut dia, juga telah berkoordinasi dengan Dinas Sosial terkait keberadaan penumpang tersebut agar dapat memperoleh penanganan dan bantuan yang tepat.

Ayu mengatakan, kejadian tersebut menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi Transjakarta. Pihaknya memastikan perusahaan berkomitmen terus memperbaiki standar operasional prosedur (SOP) serta meningkatkan sensitivitas petugas agar pelayanan tidak hanya menjaga kenyamanan publik, tetapi juga tetap mengedepankan nilai-nilai kemanusiaan. (kom)