Naradaily–Honda Civic Estilo dua pintu hingga kini tetap menjadi salah satu mobil bekas yang harganya tinggi di Indonesia. Meski usianya sudah lebih dari dua dekade, banderol Civic Estilo masih bisa menembus ratusan juta rupiah di pasaran. Lantas, apa yang membuat harga jual mobil ini tetap melambung?
Salah satu alasan utamanya adalah faktor kelangkaan unit. Honda Civic Estilo hanya diproduksi dalam jumlah terbatas di awal 1990-an, sehingga populasinya tidak sebanyak varian Civic lainnya. Kondisi ini membuat Estilo menjadi barang buruan bagi para kolektor dan pecinta otomotif retro.
Selain itu, desain hatchback dua pintu yang dimiliki Estilo memberi nilai tambah tersendiri. Modelnya dianggap ikonik, simple, namun sporty. Bentuk bodi yang compact membuat Estilo mudah dimodifikasi, mulai dari gaya elegan, racing look, hingga JDM style, sehingga nilai estetika dan fungsionalnya tetap relevan hingga saat ini.
Faktor lain yang mendongkrak harga adalah komunitas penggemar Estilo yang cukup solid di Indonesia. Keberadaan komunitas ini menjaga eksistensi mobil tersebut dan turut memengaruhi tingginya permintaan. Bagi sebagian orang, memiliki Estilo bukan sekadar kendaraan, melainkan simbol gaya hidup dan identitas otomotif klasik.
Di sisi performa, Civic Estilo dibekali mesin yang terkenal bandel, bertenaga, dan mudah dikembangkan. Mesin Honda seri D dan B yang bisa di-swap atau dimodifikasi menjadi daya tarik bagi kalangan muda maupun penghobi kecepatan. Sparepart yang masih tersedia, baik orisinal maupun aftermarket, juga membuat mobil ini tetap diminati.
Tak kalah penting, faktor nilai nostalgia ikut membuat Estilo bertahan dengan harga tinggi. Banyak orang yang dulu mengidamkan mobil ini pada masa mudanya, kini menjadikannya sebagai koleksi saat kondisi finansial sudah mapan.
Dengan kombinasi kelangkaan, desain ikonik, komunitas penggemar, performa mesin, hingga nilai nostalgia, Civic Estilo dua pintu tetap menjadi salah satu hatchback legendaris dengan harga jual yang stabil bahkan cenderung meningkat. (kom)