Naradaily-Basarnas Bali mengevakuasi jenazah seseorang yang diduga warga negara asing (WNA) berjenis kelamin perempuan yang menjadi korban banjir di Desa Tibubeneng, Kabupaten Badung. Proses evakuasi dilakukan di gorong-gorong Jalan Krisnantara, lokasi korban ditemukan tersangkut.

Kepala Kantor Basarnas Bali I Nyoman Sidakarya dalam keterangan di Denpasar, Minggu, mengatakan tim SAR menerima laporan kejadian tersebut pada pukul 08.05 Wita dan segera mengerahkan personel dari Kantor Basarnas yang berlokasi di Jimbaran.

“Sebanyak lima personel yang kami tugaskan melakukan evakuasi, menurut laporan bahwa posisi korban berada di bawah dan tersangkut pipa,” ujar Sidakarya.

Ia menjelaskan, ketinggian air saat upaya evakuasi berlangsung mencapai sekitar pinggang orang dewasa. Kondisi hujan yang masih turun menyebabkan debit air terus meningkat sehingga proses evakuasi harus dilakukan dengan cepat.

“Kondisi hujan mengakibatkan debit air semakin lama semakin tinggi, sehingga tim SAR gabungan bersama warga berupaya secepatnya mengevakuasi korban,” kata Sidakarya.

Saat ditemukan, korban masih mengenakan celana panjang berwarna hitam tanpa mengenakan baju. Sidakarya menyebut identitas korban belum dapat dipastikan karena tidak ditemukan identitas diri saat proses evakuasi.

Jenazah korban kemudian dibawa ke RSUP Prof Ngoerah Denpasar untuk penanganan lebih lanjut. Pukul 10.30 Wita, jasad korban dievakuasi menggunakan ambulans PMI Kabupaten Badung.

Sidakarya menambahkan, proses evakuasi tersebut melibatkan berbagai unsur, di antaranya Polres Badung, Polsek Kuta Utara, BPBD Bali, BPBD Badung, PMI Badung, Bhabinkamtibmas Desa Tibubeneng, serta masyarakat setempat. (kom)