Naradaily-Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung memerintahkan jajarannya mendistribusikan air bersih ke sejumlah wilayah yang mulai terdampak kekeringan akibat musim kemarau dan fenomena El Nino di Jakarta. Hal itu ditegaskan Pramono usai sejumlah kelurahan mulai dilaporkan mengalami kekeringan.
“Jadi sekarang ini memang distribusi air tetap kita lakukan. Saya sudah mendapatkan laporan di beberapa kelurahan ada kekeringan,” kata Pramono di Balai Kota DKI Jakarta, dikutip Rabu (16/9/2026).
Pramono berujar, Pemprov DKI akan terus memantau kondisi kekeringan di sejumlah wilayah. Bantuan air bersih, lanjut Pramono, juga akan diberikan kepada masyarakat yang terdampak.
“Dan selalu, laporan itu apakah melalui JAKI ataukah secara langsung, kemudian kita mengantisipasi untuk bisa memberikan bantuan air kepada masyarakat,” ujar Pramono. Menurutnya kekeringan yang terjadi saat ini merupakan dampak musim kemarau yang disertai fenomena El Nino.
Ia berharap fenomena tersebut tidak berlangsung lama sehingga kekeringan di Jakarta dapat segera berakhir. “Memang kondisi ini, mudah-mudahan El Nino-nya tidak panjang lebih dari September ya, karena kalau enggak, memang dampak kekeringannya akan panjang,” ucap dia.
Sebelumnya, Pramono telah meminta BPBD DKI Jakarta bersiaga menghadapi potensi bencana selama musim kemarau. Instruksi tersebut disampaikan dalam Apel Siaga di kawasan Monas, Rabu (2/9/2026) lalu.
Berdasarkan laporan BPBD DKI Jakarta, dua kelurahan telah mengalami kekeringan, yakni Kelurahan Kalibaru dan Semper. Pramono meminta BPBD mengantisipasi dampak kekeringan dan kekurangan air di Jakarta. (sic)