Naradaily-Pemerintah Provinsi DKI Jakarta resmi memulai pembangunan fasilitas pejalan kaki (pedestrian deck) Dukuh Atas berbentuk melingkar yang dikenal sebagai Jembatan Cincin Donat di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan. Proyek ini ditargetkan selesai pada tahun 2028.

“Pencanangan pedestrian deck Dukuh Atas secara resmi saya nyatakan dimulai. Semoga pembangunan ini akan membuat Jakarta menjadi semakin baik transportasinya,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung di Jakarta, Minggu (21/6/2026).

Fasilitas khusus pejalan kaki tersebut dirancang untuk mengintegrasikan berbagai moda transportasi publik yang beroperasi di kawasan Dukuh Atas, mulai dari MRT Jakarta, LRT Jakarta, LRT Jabodebek, KRL Commuter Line, Transjakarta, hingga kereta bandara.

Pedestrian deck ini akan dibangun dengan desain melingkar berdiameter sekitar 118 meter dan lebar kurang lebih 12 meter. Selain menjadi penghubung antarmoda transportasi, fasilitas tersebut juga akan dilengkapi area komersial yang terintegrasi dengan jalur pergerakan pejalan kaki.

“Saya yakin pasti nanti kereta bandara akan hidup, terintegrasi secara keseluruhan dan city check-in,” kata Pramono.

Menurut Pramono, hingga saat ini belum ada nama resmi yang ditetapkan untuk fasilitas tersebut. Karena itu, Pemerintah Provinsi DKI Jakarta berencana membuka sayembara kepada masyarakat untuk menentukan nama yang paling tepat.

“Sekarang ini ada yang menamakan Cincin Donat. Karena memang ini nanti bentuknya seperti donat,” kata Pramono.

Dalam kesempatan tersebut, Pramono juga memaparkan sejumlah capaian Jakarta di sektor transportasi dan daya saing kota global. Ia menyebut Jakarta saat ini menempati peringkat kedua sebagai kota dengan transportasi publik terbaik di ASEAN setelah Singapura, peringkat kedelapan di Asia, dan posisi ke-17 di dunia.

Selain itu, Jakarta juga berhasil menempati peringkat ke-53 dalam daftar 100 Kota Terbaik di Dunia (World’s Best Cities) 2026 yang dirilis perusahaan konsultan asal Brussel, Belgia, Resonance Consultancy. Posisi tersebut berada di atas Washington DC, Amerika Serikat, yang menempati peringkat ke-57.

“Dan Jakarta sekarang di dalam 100 kota atau capital city dunia. Jakarta lebih baik dari Washington DC,” kata dia.(kom)