Naradaily-Kepolisian Resor Bogor, Jawa Barat, tengah mendalami kasus meninggalnya seorang suporter Persib Bandung atau Bobotoh berinisial ARK yang ditemukan di wilayah Sukaraja setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong.

Kapolres Bogor AKBP Arfan Zulkan Sipayung mengatakan, kepolisian masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap kronologi kejadian serta penyebab meninggalnya remaja tersebut. Hingga kini, polisi belum menyampaikan kesimpulan mengenai rangkaian peristiwa yang berujung pada kematian korban.

“Kami masih mendalami kronologi kejadian, mengumpulkan keterangan dari para saksi, serta menelusuri pihak-pihak yang diduga berkaitan dengan peristiwa tersebut,” kata Arfan dalam keterangannya di Cibinong, Senin.

Ia menjelaskan, seluruh informasi yang diperoleh kepolisian terus didalami untuk mengungkap fakta secara menyeluruh berdasarkan bukti yang sah. Proses penyelidikan dilakukan guna membuat terang peristiwa tersebut sekaligus memastikan penanganan hukum berjalan sesuai ketentuan.

“Kami berkomitmen menangani perkara ini secara profesional, objektif, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku,” ujarnya.

ARK sebelumnya ditemukan di Jalan Raya Jakarta–Bogor KM 50, Desa Cimandala, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Bogor, pada Minggu (25/10) malam. Penemuan korban terjadi setelah pertandingan Garudayaksa FC melawan Persib Bandung di Stadion Pakansari, Cibinong, yang berakhir dengan kemenangan Persib dengan skor 2-1.

Dalam penanganan kasus tersebut, Arfan mendatangi RSUD Cibinong pada Senin (26/10) dini hari untuk memastikan penanganan korban sekaligus bertemu dengan keluarga yang ditinggalkan. Pada Senin pagi, ia kembali mendatangi rumah sakit bersama Bupati Bogor Rudy Susmanto untuk menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban.

Di tengah proses penyelidikan yang masih berlangsung, kepolisian mengimbau masyarakat agar tetap tenang dan tidak terprovokasi oleh informasi yang belum jelas kebenarannya. Masyarakat juga diminta untuk tidak menyebarluaskan informasi yang belum terverifikasi agar tidak menimbulkan kesalahpahaman.

Arfan mengajak masyarakat yang mengetahui informasi terkait peristiwa tersebut untuk menyampaikannya kepada kepolisian guna membantu proses penyelidikan.

“Kami mengimbau masyarakat yang memiliki informasi terkait peristiwa tersebut agar menyampaikannya kepada pihak kepolisian guna membantu proses penyelidikan,” katanya.

Kepolisian masih mengumpulkan keterangan saksi dan menelusuri berbagai informasi untuk mengungkap penyebab kematian ARK. Penyelidikan diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai peristiwa tersebut berdasarkan fakta dan bukti yang dapat dipertanggungjawabkan.