Naradaily-Kecelakaan maut melibatkan mobil Toyota Hiace dan truk bermuatan beton terjadi pada ruas Tol Semarang-Solo, tepatnya pada kilometer 426+400 yang masuk dalam wilayah administratif Kabupaten Semarang, Selasa (6/1/2026). Satu orang dilaporkan meninggal dunia dalam peristiwa tersebut.
Insiden terjadi sekitar pukul 05.20 WIB menimpa rombongan guru dari Yayasan Marsudirini Bekasi. Kendaraan bernomor polisi B 7047 PXU itu sedianya bertolak dari Bekasi menuju arah Bawen sebelum akhirnya menghantam bagian belakang truk pada lajur lambat.
Kasatlantas Polres Semarang AKP Lingga Ramadhani menjelaskan, dugaan awal penyebab kecelakaan adalah faktor kelelahan pengemudi minibus berinisial TT (56) warga Lampung Tengah. “Dugaan awal pengemudi mengantuk. Kendaraan menabrak truk muatan beton yang melaju searah di depannya,” ujar Lingga, dalam keterangan tertulisnya, Rabu (7/1/2026).
Dampak benturan keras tersebut mengakibatkan satu penumpang meninggal di lokasi kejadian. Sementara itu, sembilan orang lainnya mengalami luka-luka, termasuk sang sopir, dan segera dilarikan ke RSUD dr Gondo Suwarno, Ungaran. Empat penumpang lainnya dilaporkan hanya mengalami luka ringan dan menjalani rawat jalan.
Kepolisian telah mengamankan lokasi dan meminta keterangan pengemudi truk berinisial AS (55). Arus lalu lintas di lokasi kejadian sempat tersendat selama proses evakuasi bangkai minibus yang mengalami kerusakan parah pada bagian depan.
Otoritas jalan tol kembali mengimbau pengguna jalan untuk memanfaatkan tempat istirahat (rest area) jika merasa lelah, mengingat fatalitas kecelakaan tabrak belakang di jalur bebas hambatan masih sangat tinggi. (sic)