Naradaily-Memasuki hari keenam pencarian korban longsor Cilacap, tim SAR berhasil menemukan 16 korban dalam kondisi meninggal dunia. Insiden bencana alam yang terjadi Kamis (13/11/2025) lalu itu kini menyisakan 7 korban yang masih hilang.

Muhamad Abdullah, SAR Mission Coordinator (SMC), menjelaskan bahwa operasi pencarian difokuskan di tiga lokasi, yaitu worksite A1 di Dusun Cibuyut, B1 dan B2 di Dusun Tarukahan.

“Di worksite A1 kami maksimalkan di lokasi temuan sebelumnya. B1 difokuskan karena masih ada tiga korban,” ujar Abdullah kepada wartawan. Di worksite B2, tim SAR menemukan beberapa benda yang dapat menjadi petunjuk keberadaan korban.

“B2 kami persempit area pencarian berdasarkan data dan temuan sebelumnya. Di situ ditemukan baju anak kecil, puing rumah, peralatan dapur dan kamar mandi. Kemarin juga ditemukan dua unit motor,” jelas Abdullah. Pencarian hari ini dimulai sejak pukul 05.30 WIB. “Drone thermal sudah diterbangkan tadi pukul 05.30 WIB, kemudian dilanjutkan dengan menurunkan anjing pelacak untuk deteksi dini,” tambah Abdullah.

Tim SAR juga mengerahkan alat berat, alkon, dan alat ekstrikasi manual serta modern di lokasi yang masih terdapat korban tertimbun. “Tim dibagi menjadi empat, yaitu tim yang melakukan pencarian di worksite A1, B1, B2, dan tim cutting guna membuka akses untuk keluar dan masuk alat berat,” pungkas Abdullah.

Sebanyak 13 korban meninggal dunia sebelumnya telah dikembalikan ke pihak keluarga untuk selanjutnya dimakamkan. Berikut 13 korban meninggal dunia yang sudah teridentifikasi:

  1. Julia Lestari, 20 tahun
  2. Maya Dwi Lestari, 15 tahun
  3. Yuni, 45 tahun
  4. Nur Isnaeni, 30 tahun
  5. Muhamad Hafiz, 6 tahun
  6. Asmanto, 74 tahun
  7. Febriansyah, 5 tahun
  8. Rizky Pratama Ramadhan, 9 tahun
  9. Dani Setiawan, 29 tahun
  10. Rusyanto, 75 tahun
  11. Satini, 28 tahun
  12. Kasrinah, 47 tahun
  13. Diah Ramadani, 17 tahun.

Kasrinah dan Diah Ramadani merupakan dua korban tewas yang terakhir ditemukan hari ini. Kasrinah ditemukan di Worksite A-2 pada pukul 12.03 WIB, sementara Diah Ramadani ditemukan di Worksite A-1 pada pukul 14.58 WIB.

Tak hanya mengerahkan petugas gabungan, pencarian korban juga menerjunkan 10 ekor anjing pelacak (K9) dari unit gabungan Polri. “Personel Polri sebanyak 205 personel diturunkan untuk membantu proses pencarian korban di hari ke-2 dengan melibatkan tim anjing pelacak atau K9 gabungan,” ujar Kapolres Cilacap, Kombes Budi Adhy Buono, dikutip Selasa (18/11/2025).

Longsor yang terjadi pekan lalu itu, menimpa 12 rumah serta mengancam 16 rumah lainnya di area seluas sekitar 6,5 hektare. Material longsor menimbun permukiman dan mengakibatkan penurunan tanah sedalam 2 meter serta retakan sepanjang 25 meter. (sic)