Naradaily-Presiden Prabowo Subianto menyampaikan ultimatum tegas kepada pejabat maupun kalangan intelektual yang dinilai tidak memiliki jiwa patriotisme untuk mundur dari jabatannya.
“Pilih, bela rakyatmu atau pilih mengabdi ke yang lain. Saya tidak akan toleransi mereka-mereka yang tidak patriotik. Sepintar apapun kau, kalau kau tidak bela bangsamu sendiri, tidak ada tempat di sekitar saya, carilah orang lain,” kata Presiden Prabowo Subianto dalam sambutannya saat groundbreaking 13 proyek hilirisasi di Cilacap yang disiarkan melalui YouTube Sekretariat Kabinet di Jakarta, Rabu (29/1/2026).
Presiden menegaskan bahwa kemampuan para ilmuwan dan teknokrat seharusnya dimanfaatkan untuk kepentingan rakyat, bukan untuk hal yang justru merugikan bangsa Indonesia.
“Jangan kepandaian itu kau pakai untuk memperkaya bangsa lain. Kita tidak benci bangsa lain, kita tidak mau rakyat kita miskin terus karena uang kita diambil ke luar negeri. Kalau saudara mau, silahkan. Jangan ikut pemerintah yang saya pimpin,” kata Prabowo.
Ia juga meminta kalangan intelektual untuk menjadi “Profesor Merah Putih”, yakni sosok yang berdiri membela rakyat serta tidak menggunakan pengetahuan untuk menutupi praktik korupsi maupun perampokan uang negara.
Selain itu, Presiden turut merespons pihak-pihak yang bersikap skeptis atau berencana meninggalkan Indonesia karena menilai kondisi nasional tidak ideal.
“Ada yang mau kabur. Kabur aja. Kau kabur aja ke sana. Mungkin ada yang mau kabur ke Yaman, silahkan. Mau kabur kemana? Hei orang-orang pintar bukalah berita, lihatlah, kita ditempatkan sebagai negara yang paling aman di dunia, sekarang,” kata Presiden.
Menurutnya, pemerintahannya berfokus bekerja untuk kepentingan rakyat. Oleh karena itu, individu yang tidak memiliki visi sejalan dipersilakan untuk tidak bergabung agar tidak menimbulkan kegaduhan. (kom)