Naradaily-Anggota Komisi VIII DPR RI Dini Rahmania menegaskan penyelenggaraan Sekolah Rakyat selama satu tahun harus mampu membuka peluang masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga miskin melalui pendidikan berkualitas yang diakui secara resmi oleh negara.
Pernyataan tersebut disampaikan Dini di Jakarta, Rabu, saat menanggapi evaluasi satu tahun pelaksanaan program Sekolah Rakyat. Menurutnya, kualitas pendidikan dan legalitas lulusan menjadi faktor penting agar para siswa memiliki kesempatan yang sama untuk melanjutkan pendidikan maupun memasuki dunia kerja.
“Sehingga lulusan Sekolah Rakyat dapat melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi maupun memasuki dunia kerja tanpa hambatan administratif,” katanya.
Dini menegaskan Komisi VIII DPR RI akan memastikan setiap ijazah yang diterbitkan Sekolah Rakyat memiliki pengakuan resmi dari negara. Dengan demikian, para lulusan tidak menghadapi kendala administratif saat melanjutkan studi atau mencari pekerjaan.
Selain itu, DPR juga akan mengawasi koordinasi lintas kementerian dan pemerintah daerah dalam penyelenggaraan program tersebut. Pengawasan dilakukan melalui rapat kerja, rapat dengar pendapat, kunjungan lapangan, hingga evaluasi berkala yang melibatkan Kementerian Sosial, Kementerian Pendidikan, Kementerian Agama, dan pemerintah daerah.
Sebelumnya, Menteri Sosial Saifullah Yusuf mengungkapkan bahwa selama satu tahun pelaksanaan Sekolah Rakyat, para siswa berhasil mencatatkan ratusan prestasi di berbagai tingkat kompetisi, mulai dari daerah hingga internasional.
Menurut Saifullah Yusuf, sepanjang 2025 siswa Sekolah Rakyat meraih empat prestasi tingkat internasional, 674 prestasi tingkat nasional, 71 prestasi tingkat regional, 513 prestasi tingkat provinsi, 842 prestasi tingkat kabupaten/kota, 89 prestasi tingkat kecamatan, serta 1.347 prestasi di tingkat sekolah.
Ia menilai capaian tersebut membuktikan bahwa anak-anak yang sebelumnya memiliki keterbatasan akses terhadap pendidikan mampu berkembang dan bersaing apabila memperoleh kesempatan belajar yang layak serta dukungan pendidikan yang memadai.
Keberhasilan tersebut diharapkan menjadi landasan untuk terus memperkuat program Sekolah Rakyat sehingga mampu memberikan akses pendidikan yang setara, meningkatkan kualitas sumber daya manusia, dan membuka masa depan yang lebih baik bagi anak-anak dari keluarga kurang mampu. (kom)