• Home
  • About Us
  • Contact
  • Peraturan Dewan Pers
Naradaily.com
  • Nasional
  • Politik
  • Ekonomi
  • Peristiwa
  • Hiburan
  • Otomotif
  • Olahraga
  • index
  1. Home
  2. Peristiwa

Prabowo: Bahasa Asing Mulai Diajarkan sejak Kelas 1 SD

13:35 August 14, 2026 - K. Yudha Wirakusuma

Presiden Prabowo Subianto (kanan bawah) berpidato disaksikan Ketua MPR RI Ahmad Muzani (kiri), Ketua DPR RI Puan Maharani (kedua kiri), dan Ketua DPD RI Sultan Bachtiar Najamudin. (Dok. Antara)

Naradaily-Presiden Prabowo Subianto mengatakan pembelajaran bahasa asing harus dimulai sejak kelas 1 sekolah dasar (SD). Menurutnya, penguasaan bahasa asing penting untuk meningkatkan kompetensi anak sekaligus menjadi bekal ketika memasuki dunia kerja.

“Kita akan mulai bahasa asing untuk anak-anak kita mulai dari SD kelas 1. Mereka harus mulai bahasa asing,” kata Prabowo dalam pidato kenegaraan pada Sidang Tahunan MPR RI dan Sidang Bersama DPD RI dan DPR RI Tahun 2026 di Gedung MPR/DPR RI, Senayan, Jakarta, Jumat (14/8/2026).

Prabowo menyebut sejumlah bahasa asing yang perlu dipelajari anak-anak Indonesia, antara lain bahasa Inggris, Mandarin, Arab, Jepang, Korea, Spanyol, dan Prancis. Ia juga menambahkan bahasa Rusia karena menilai negara tersebut memiliki kekuatan di bidang sains dan teknologi.

“Kita juga harus belajar bahasa Rusia. Mereka kuat di Bidang sains dan teknologi,” kata Presiden.

Menurut Prabowo, anak-anak lebih cepat mempelajari bahasa ketika masih berusia di bawah 11-12 tahun. Karena itu, penguasaan bahasa asing dinilai perlu dimulai sejak pendidikan dasar.

Kepala Negara mengatakan kemampuan berbahasa asing dapat membuka lebih banyak peluang bagi anak-anak Indonesia ketika memasuki pasar kerja internasional.

“Anak-anak kita harus punya akses kepada pendidikan terbaik agar mereka nanti termasuk kalau sudah mencari lapangan kerja mereka punya kemampuan lebih, mereka bisa diterima di mana-mana, mereka bisa kerja dengan pihak manapun,” ujarnya.

Prabowo menilai kebutuhan tenaga kerja di berbagai negara juga dapat menjadi peluang bagi Indonesia. Ia menyebut sejumlah pemimpin negara yang ditemuinya bahkan menanyakan kemungkinan tenaga kerja Indonesia bekerja di negara mereka.

Menurut Prabowo, tenaga kerja Indonesia dibutuhkan di sejumlah sektor, antara lain pariwisata, rumah sakit, keperawatan, dan pengasuhan. Bidang-bidang tersebut dinilai membutuhkan kemampuan bahasa asing untuk mendukung pekerjaan di lingkungan internasional.

Presiden mengatakan masyarakat Indonesia dikenal ramah, ulet, dan sopan. Dengan tambahan kemampuan berbahasa asing, ia berharap tenaga kerja Indonesia dapat memiliki daya saing yang semakin kuat di pasar global.

Penguasaan bahasa asing sejak dini, kata Prabowo, diharapkan tidak hanya meningkatkan kompetensi individu, tetapi juga membuka akses yang lebih luas bagi generasi muda Indonesia untuk bekerja dengan berbagai pihak di tingkat internasional.

Dengan semakin kompetitifnya tenaga kerja Indonesia, Prabowo berharap kemampuan tersebut turut memberikan kontribusi terhadap penguatan perekonomian nasional.

“Oleh krena itu tenaga kerja kita diharapkan nanti bisa menjadi kompetitif di dunia memperkuat ekonomi Indonesia,” kata Prabowo. (kom)

Tags: bahasa asing, bahasa Inggris, bahasa Mandarin, bahasa Rusia, ekonomi Indonesia, kelas 1 SD, kompetensi siswa, pasar kerja internasional, pendidikan dasar, pendidikan indonesia, Prabowo Subianto, tenaga kerja Indonesia
Hiburan

Masuk Jajaran Film Terbaik Sepanjang Masa, Pendapatan Global The Odyssey Lampaui Angka USD600 Juta

Hiburan

Masih Favorit, Enam Drakor yang Wajib Ditonton di Top 10 List Netflix Indonesia

Hiburan

Terinspirasi Karya Maestro Kontemporer Heri Dono, Adelle Jewellery Segera Luncurkan Perhiasan Masterpiece

Hiburan

Fio Rilis Single “Lagi-Lagi”, Pembuka EP “Jakarta Skapunk Football”

Hiburan

Gelar Tur Asia Tahun Ini, T.O.P Bakal Sapa Penggemar di Indonesia September Nanti

Recent Post

Tambang Emas Ilegal di Gorontalo Longsor, Lima Orang Tewas

16:14 August 14, 2026 - Sicillia

REI Soroti Hambatan Sektor Properti, Mahalnya Harga Tanah hingga Beban Pajak

15:39 August 14, 2026 - Sicillia

Kebakaran Gunung Gede Pangrango Meluas hingga Kawah Wadon, Capai Areal 5,8 Hektare

14:53 August 14, 2026 - Sicillia

Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Desa Beroperasi Optimal pada Akhir 2026

14:22 August 14, 2026 - K. Yudha Wirakusuma

Indonesia Emas 2045 Tak Boleh Dibangun di Bawah Atap Sekolah Reot

14:09 August 14, 2026 - K. Yudha Wirakusuma

Categories

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Uncategorized
  • Video

Related Posts

Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Desa Beroperasi Optimal pada Akhir 2026

Ketua MPR: Kritik Tak Boleh Robek Persatuan Bangsa

Pemerintah Perkuat Koordinasi Padamkan Karhutla

Indonesia Emas 2045 Tak Boleh Dibangun di Bawah Atap Sekolah Reot

Prabowo Terharu Lihat Pengabdian TNI-Polri untuk Rakyat

Atas Nama Efisiensi Anak-Cucu BUMN Segera Dipangkas, Rosan: 274 Perusahaan Sudah Dirampingkan

Komeng Dukung MBG, Minta Pelaksanaan Lebih Optimal

Prabowo Ajukan Destry Damayanti Jadi Gubernur BI

Gerindra: Rapor “Oke” Prabowo Bukan Klaim Sepihak

About Us

Suara Baru, Perspektif Berani

Naradaily hadir sebagai ruang digital yang menyuarakan suara generasi Z sebagai motor utama perubahan, namun tetap membuka ruang bagi lintas generasi agar kebenaran, ide kreatif, dan kolaborasi dapat hidup berdampingan dalam satu frekuensi.

Untuk undangan liputan atau informasi berita terbaru, silakan kirim melalui email ke naradailyredaksi@gmail.com

Categories

  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hiburan
  • Inspirasi
  • Internasional
  • Nasional
  • Olahraga
  • Otomotif
  • Peristiwa
  • Politik
  • Sosial Budaya
  • Uncategorized
  • Video

Last Update

  • Tambang Emas Ilegal di Gorontalo Longsor, Lima Orang Tewas August 14, 2026
  • REI Soroti Hambatan Sektor Properti, Mahalnya Harga Tanah hingga Beban Pajak August 14, 2026
  • Kebakaran Gunung Gede Pangrango Meluas hingga Kawah Wadon, Capai Areal 5,8 Hektare August 14, 2026
  • Prabowo Targetkan 30 Ribu Koperasi Desa Beroperasi Optimal pada Akhir 2026 August 14, 2026
Naradaily.com

© 2025 naradaily.com. All Rights Reserved

  • Home
  • Contact
  • About Us
  • Peraturan Dewan Pers
×Close