Naradaily-Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kembali menggelar Operasi Tangkap Tangan (OTT) di Jakarta dan Sumatera Selatan. Dari OTT tersebut, salah satu yang tertangkap adalah Bupati Muara Enim Edison.

KPK menangkap 10 orang di Jakarta dan Sumatera Selatan, salah satunya Bupati Muara Enim. “Dalam kegiatan penyelidikan tertutup ini, tim mengamankan sepuluh orang di wilayah Jakarta dan Sumatera Selatan,” kata Juru Bicara KPK Budi Prasetyo dalam keterangannya, dikutip Selasa (9/6/2026).

Budi menuturkan, lima di antara mereka yang ditangkap berasal dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim, termasuk Edison selaku bupati.  Sementara itu, lima orang lainnya adalah pihak swasta.

“Tim masih di lapangan, kami akan update kembali perkembangannya,” ujar dia. KPK mengamankan uang ratusan juta rupiah terkait OTT tersebut.

“Untuk barang bukti, sejauh ini terinformasi ada uang tunai senilai ratusan juta rupiah,” imbuhnya. Budi menyebut kegiatan OTT ini berlangsung sejak kemarin malam.

“Ini terkait dengan dugaan penerimaan yang dilakukan oleh PN (Penyelenggara Negara) di wilayah Kabupaten Muara Enim dari pihak swasta, berkaitan dengan pengadaan-pengadaan yang ada di lingkup Pemkab Muara Enim,” tuturnya.

Para pihak yang kena OTT masih berstatus terperiksa. KPK memiliki waktu 1×24 jam mengumumkan status para pihak yang diamankan. Dia belum mau merinci barang bukti dan jenis perkara dalam OTT di Muara Enim tersebut.

Diketahui, ini adalah OTT ke-12 KPK sepanjang 2026. OTT terakhir yang dilakukan KPK menjerat mantan Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Silmy Karim pada Juni 2026. (sic)